Pembuktian

Entah kenapa daku dari kemarin bersemangat menyambut hari ini. Karena ada beberapa alasan, yang pertama adalah badminton Indonesia mencapai final World Badminton Championship 2013
di Ghuangzhou, China. Gak tanggung-tanggung 2 wakil yang mencapai final. Mereka adalah ganda campuran andalan Indonesia yaitu Liliana Natsir dan Tontowi Ahmad, juga ganda putra
Indonesia yang sedang naik daun yaitu Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan. Selain itu, gue juga punya alasan lain yang gak kalah pentingnya yaitu tentang tim sepakbola favorit yaitu
Manchester United yang kini dipimpin oleh pelatih baru yaitu David Moyes akan menjalani laga Community Shield. Pertandingan ini mempertemukan juara Barclays Premiere League
2012/2013 yaitu Manchester United melawan juara FA Cup 2012/2013 Wigan Athletic yang notabene juga berasal dari kota Manchester.

Spontan gue menulis “pembuktian!” di status Blackberry Messenger. Pembuktian bahwa Indonesia bisa mendapat emas di ajang kelas dunia untuk badminton itu dan juga skuad David Moyes
bisa meraih kemenangan plus meraih gelar pertamanya bersama Manchester United dimana Moyes sebenarnya nyaris belum pernah mengangkat trophy selama karir kepelatihannya selain
bersama Preston di divisi dua liga Inggris pada masa silam.

Pembuktian yang pertama ini gue saksikan di channel MNC Sports 2 dimulai sekitar jam 2 siang dan harus membajak TV di kamar ortu karena cuma di sana yang langganan tv berbayar.
Akhirnya gue dan Sang Adik, Wirda (dengan penuh teriakan, senam jantung, kaki hingga perlahan sekujur tubuh yang lemas) menjadi saksi betapa luar biasanya mental dan stamina ganda
campuran Indonesia Butet & Owi (begitu mereka dipanggil) setelah harus melewati rubber set dan hampir di sepanjang pertandingan ketinggalan sambil terus-terusan mengejar
ketertinggalan. Bahkan setiap pasangan Indonesia ini telah menyamakan angka, lebih sering kembali ditinggal dengan margin 2 angka hingga keajaiban pun benar terjadi. Saat ganda
campuran dari China yang menjadi lawan mereka mencapai angka 20 (match point) tiba-tiba Butet & Owi mendadak mengejar menyamakan angka dan berakhir dengan skor akhir 22-20 untuk
pasangan Indonesia. Gue dan Wirda spontan teriak girang dan sujud sambil sedikit menitihkan air dari mata, gak percaya dengan apa yang baru saja dilihat. Itu pengalaman menonton
sambil senam jantung dengan atmosfer yang luar biasa. Berhasil mengalahkan tuan rumah yang juga lebih diunggulkan. Sepertinya tak akan terlupakan.

Kemudian, trend positif di bulutangkis Indonesia tidak hanya sampai di situ saja. Wakil kedua Indonesia dari ganda putra yaitu Ahsan & Hendra juga berhasil menang di final dengan 2
set langsung menghadapi wakil dari Denmark. Alhasil, lagu ‘Indonesia Raya’ 2 kali berkumandang di Ghuangzhou, China. Sungguh suatu prestasi yang membanggakan dimana sepekan yang
akan datang adalah Hari Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68 tahun. Sukses menjadi kado indah untuk negeri ini.

Ahsan, Hendra, Gita Wirjawan (Ketua PBSI), Butet, Owi.
Pembuktian yang kedua ini menyangkut olah raga lagi yaitu tim sepakbola Manchester United berhasil meraih trophy pertama di musim ini dengan menjuarai Community Shield yang ke-20
kalinya dan pertama kali sejak dipimpin David Moyes dengan skor 2-0 atas Wigan Athletic. Proses menontonnya memang kurang menyenangkan sih. Bermaksud untuk perdana menonton bareng
United Indonesia Cabang Depok malah disambut dengan tayangan yang gambarnya buram akibat antena yang entah kenapa sangat membuat kepala begitu pusing sehingga gue dan Theo memilih
untuk melanjutkan babak kedua di rumah Theo dengan berbekal cemilan dan nasi goreng dari Zoe. Mood kembali ceria di rumah Theo dan sukses menjadi bagian kemenangan bersama United.
Semoga ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan David Moyes ke depannya akan menjanjikan konsistensi dan gelar yang semakin banyak untuk United. Semoga saja, In Moyes We Trust.

Well done, David Moyes. Your first silverware. #InMoyesWeTrust.
Terakhir, sepertinya selalu penting untuk diceritakan adalah gue yang bangun hari ini disambut JKT48 Missions dan di sela-sela antara bulutangkis Indonesia dan Manchester United
ada Konser ‘Perkenalkan, nama kami JKT48’. Entah kenapa semangat idoling gue udah gak seperti dulu tapi ya tetap aja kangen. Yaudah sih gitu aja.

 

credit photos:

twitter: @BulutangkisRI &

Ahsan, Hendra, Gita Wirjawan (Ketua PBSI), Butet, Owi.

@ManUtd

Well done, David Moyes. Your first silverware. #InMoyesWeTrust.