Daku dan Alex Turner

Bukan kok, ini bukan ngomongin kemiripan gue sama Alex Turner karena mungkin gak akan jadi tulisan juga kalau mau ngomongin itu. Ya, gak ada kemiripannya juga sih. Di sini gue mau berterima kasih pada Alex Turner atas musiknya dan pesonanya yang sanggup memesona banyak orang baik pria maupun wanita. Hahaha, ini sebenarnya sebuah ketidakpercayaan karena gue udah lama berharap ada member JKT48 yang suka atau minimal tau Arctic Monkeys deh. Agak sulit sih memang, mengingat background mereka yang mungkin sukanya musik popular atau musik Jepang. Tapi pada hari itu, suatu malam ketika gue di Jogja ada member yang tweet kesukaannya pada Arctic Monkeys. Bukan… bukan Jeje yang memang selera musiknya dan wawasan indienya oke, bukan juga dari Viny yang penggemar musik rock gondrong, tapi dari seorang trainee member oshi gue sendiri bernama Lidya. Gak bisa ngomong banyak deh, ini buktinya. Sesuatu yang bikin gue bangunin tidur temen gue di sebuah musholla pom bensin di Jogja jam 1 pagi karena sebuah kehebohan.

Ketika di Jakarta pun teman-teman yang memiliki kesukaan yang sama yaitu Alex Turner dengan segala musiknya gathering untuk pertama kalinya. Komunitas ini memiliki tujuan untuk membuat sebuah acara penghormatan kepada sang empunya nama dan wajah rupawan itu agar lekas datang ke Jakarta juga, acaranya bulan Mei. Sekarang gue berusaha membuat beberapa usulan agar diterima, semoga saja lancar supaya ini jadi sebuah acara perdana komunitas pecinta Arctic Monkeys di Jakarta dan sekitarnya serta gue sebagai bagian besar di dalamnya.