Mega Konser & CD Perdana JKT48 : Heavy Rotation

Ceritanya sih terjadi pekan lalu, tapi belum sempat ditumpahkan di sini. Akhir pekan itu tanggal 15 Februari hingga 18 Februari dihabiskan dengan family gathering Pertamina Shipping di Aston Hotel Bogor, dalam rangka rapat koordinasi. Sempat was-was karena sebelum hari itu dapat kabar kalau ada Mega Konser JKT48 di RCTI. Hmmm, padahal sudah dari jauh hari daku dan Sang Adik berencana untuk datang. Tapi, untungnya waktunya pas karena check-out itu minggu pagi jam 10 dan akhirnya dengan menaiki Agra jurusan Lebak Bulus dari terminal Baranang Siang, Bogor, kami pun berangkat. Sebenarnya ada kepanikan lain di sana, karena yang hendak menonton itu harus punya tiket dari masing-masing regional. -_-”

Ribet bukan? Maka, berbekal dengan kenekatan dan sedikit percaya diri, kami memutuskan tetap berangkat meski harus dengan banyak keraguan untuk berpindah tujuan. Sesampainya di RCTI, benar saja. Sudah dipadati Vvota dari berbagai penjuru sepertinya, ada yang sudah punya tiket dan ada juga yang belum. Dengan masih berbekal keraguan kami memutuskan untuk tetap menunggu. Di sana berusaha cari-cari kenalan tapi hampir tidak membuahkan hasil. Menjelang penutupan gerbang, untungnya sempat berkenalan dengan Teddy (Ted_Kho) & Ines Tjokro yang kemudian menjaga Sang Adik di dalam studio 8 RCTI selama Mega Konser berlangsung. Mereka adalah ‘selebtwit’ yang sudah daku follow sejak lama dan daku tau bahwa mereka itu fans JKT48 juga. Lho? Bagaimana Sang Adik bisa masuk ke konser? katanya gak punya tiket? ternyata mulai sekarang ada pengkhususan untuk wanita & jarak jauh. Nah, Sang Adik berhasil masuk lewat jalur khusus itu. Nah, bagaimana dengan daku? Yak, betul. Harus berjuang menjadi waiting list di antara sekita 100 orang lebih. Hasilnya? Gagal, dan akhirnya harus menanti Sang Adik bersama kawan-kawan baru yang ingin sekali saya menjadi kawan-kawan mereka selama sekitar 2 jam lebih.

Selesai Mega Konser, ada sesuatu yang masih mengganjal di hati. Sudah dengar berita juga kalau sehari sebelumnya CD Perdana JKT48 sudah rilis dan dijual di rakuten.web.id dan langsung di theater. Masih clueless juga cara belinya, dengan lelah berjuang menuju ke Mall fX untuk ke theater. Setelah salah naik angkot, mendung hingga hujan, numpang pipis di kampus trisakti, naik Trans Jakarta dengan ngantuk dan hampir pulang, menunggu Trans Jakarta dari Harmoni yang kelewatan lamanya, akhirnya tiba juga di theater JKT48. Agak sepi kelihatannya, ternyata oh ternyata antriannya mulai di dalam dan penjualannya ada di dalam theater. Hmmm, gak kebayang gimana antrinya kan? Tapi apa yang terjadi? Terdengar berita penyejuk, ketika ada seseorang yang bilang “yang jual CDnya member langsung!” masih agak gak percaya karena melihat orang yang keluar setelah beli CD itu wajahnya malah kebanyakan yang suram gitu. Setelah memasuki Theater ternyata benar! Ada Harugon, Sonia, dan member lain yang membantu jual CD Heavy Rotation. Sebuah strategi yang luar biasa. Kebetulan setiap yang beli dibagikan formulir untuk mengisi siapa yang akan kamu jabat tangannya di event handshake pada bulan Maret nanti. Daku beli satu CD dapat memilih 1 member yang akan ditemui pada event handshake nanti (you know lah ya siapa yang gue pilih?). Sang Adik memilih 2 orang member yaitu Sendy dan Melody. Nah, waktu beli CD kita dihadapkan untuk mendapat bertemu salah satu member yang menjualnya. Waktu itu kemungkinannya ada 4 yaitu Kinal, Diasta, Rena, dan Ghaida. Beberapa orang mungkin menganggap Diasta sebagai Zonk! Tapi sebenarnya daku gak merasa gitu. Tiba giliran Sang Adik yang ternyata dapat giliran menyapa Kinal. Kemudian tiba lah giliran daku setelah kuingat sebelumnya salaman dengan orang yang antri di belakang dengan bercanda daku bilang “gue yakin lo dapet Diasta”. Daaaaan, daku pun dapat giliran harus berhadapan dengan Rena-Chan!!! yang kami anggap sebagai Jackpot!!! sebuah keberuntungan luar biasa. Bagaimana sapaan Rena pada daku? “Halooo, handshake sama siapa? aku? aku?” dengan hi-pitch khas Jepangnya dan wajah innocent. Aku harus bagaimana, berpura saja bilang nanti akan beli lagi dan handshake dengan Rena. Hari ini diakhiri dengan daku dan Sang Adik dengan ceria, padahal dalam perjalanan sebelumnya seperti robot kehabisan baterai, pulang dengan bahagia luar biasa karena itu sepertinya pengalaman pertama sedekat itu dengan member. \48/

6a5ef4ee7db511e2bd8822000a9d0df8_5photo oleh @wirdashari