7 Alasan Harus PT. PGE

Akhirnya salah satu yang harus selesai di tahun ini sudah selesai pada tanggal 14 Januari lalu, iya Tugas Akhir yang katanya jadi syarat kelulusan menjadi Sarjana Teknik

Perminyakkan. Tempat dimana penelitian itu dilakukan sebenarnya adalah di Pertamina Geothermal Energy yang letaknya di Gedung Cakrawala Thamrin lantai 14. Di sana daku banyak
belajar tentang reservoir geothermal selama efektifnya sih 2 bulan tapi agak extend karena sering ‘riset’ di luar juga jadi 3 bulan deh. Nah, sebetulnya berkarir di geothermal
sudah jadi cita-cita awal sejak masuk di teknik perminyakkan dan menjumpai kuliah Teknik Eksploitasi Panas Bumi dengan berbagai alasan, nah, semoga pengalaman ini bisa menjadi
sebuah gerbang menuju cita itu. Tapi daku sangat bercita untuk masuk ke PT. PGE setelah melalui proses yang sangat singkat di sana, kenapa?

1. Sumber Daya Manusia (religius, Muda, Positif)

Di sana menurut gue (eh, balik jadi gue aja ya, biar ngetiknya cepet.. hihihi) itu orangnya dan lingkungannya baik-baik, khususnya orang-orang reservoirnya. Orangnya alim-alim dan
mayoritas taat beribadah dan juga sudah berkeluarga, meski ada beberapa juga yang junior reservoir BPS 2012. Apalagi ada Bang Sendy senior gue waktu di reservoir yang notabene
adalah ketua rohis trisakti pada masanya. Di sana didominasi sama ITB, baru menyusul ada UPN dan Trisakti, sisanya ada juga UI. Karena PGE yang resmi berdiri baru 2008, setelah
sebelumnya merupakan bagian dari PT. Pertamina bidang Geothermal, makanya masih banyak engineer yang masih muda yang baru masuk tahun 2008. Jadi komunikasi dan belajarnya enak juga
nyambung. Gue yakin kalau masuk sana bisa memperbaiki diri yang masih busuk ini. Semoga. o:)

2. Pertamina & Sejarah Keluarga

Alasan kedua adalah mayoritas keluarga yang bekerja di Pertamina, bisa dibilang hampir seluruhnya malah. Entah kenapa… kalau diceritain mungkin bakal panjang juga.. Nah, generasi
gue (sebutlah generasi kedua) belum ada yang masuk Pertamina. Entah kenapa… nah, karena entah itu jadi gue makin termotivasi untuk bisa masuk ke lingkungan Pertamina juga.
Seberapa hebat sih Pertamina? ya sebagai BUMN, tentunya sangat menguntungkan katanya sih.. dengan berbagai tunjangan, jaminan kesehatan keluarga, dan sebagainya. Tapi honestly,
InsyaAllah bisa gue jaga prinsip ini, gue bekerja bukan berorientasi materi tapi karena Pertamina adalah salah satu jalan untuk memperbaiki negeri ini dan gue ingin menjadi salah
satu bagian dari agen revolusi itu. \m/

3. Panas Bumi Sebagai Energi Masa Depan

Yap! Ini dia yang juga membuat panas bumi sebagai energi yang underrated, khususnya di kampus gue. Entah kenapa sedikit yang berminat ambil di geothermal, dulu sih gue
denger-denger karena gajinya gak sebanding dengan tingkat pekerjaannya. But, who cares? Emang gak capek denger ‘krisis energi fosil’, krisis energi minyak dan gas bumi yang jadi
komoditas utama di seluruh dunia itu. Memang cerita tentang Indonesia sebagai cadangan migas yang besar di dunia, tapi selama ini migas kita juga diambil alih asing, Pfffftt…
dengan alasan belum mampu eksplorasi lah karena resiko gagal dan buang dana itu sangat besar. Bangsa kita belum bisa menjadi mandiri dalam hal energi. Nah, geothermal sebenarnya
juga hampir sama dengan cerita bahwa 40% cadangan energi panas bumi dunia ada di Indonesia yang disebabkan oleh letak Indonesia merupakan pertemuan berbagai lempeng bumi yang
mengakibatkan negeri ini disebut sebagai Ring Of Fire karena banyaknya gunung berapi yang merupakan potensi energi panas bumi yang sangat besar. Besarnya cadangan listrik yang bisa
dihasilkan juga gak main-main 1000 MWe yang dihasilkan selama 30 TAHUN, SETARA PENGHEMATAN BBM 465 JUTA BAREL OIL dengan potensi panas bumi Indonesia mencapai 28.543 MW, silakan
hitung sendiri berapa potensi dan berapa lama akan bermanfaat untuk menerangi negeri.🙂

4. Lokasi & Waktu Kerja Yang Strategis

Nah, gak disangka-sangka kantornya itu enak, dingin. Eh, bukan itu…, tempatnya enak satu gedung dengan Jakarta Japan Club, jadi sering satu lift bareng orang Jepang dan denger
orang berbahasa Jepang. Eh, bukan itu juga…, Letak kantornya yang di pusat kota, mudah ditemui karena letaknya berseberangan dengan Sarinah Thamrin dan Gedung Jaya, dan letaknya
di dekat Jalan Sabang menyebabkan PT. PGE ini strategis, cari makan gampang, mau dari yang hedon di gedung itu sendiri ada Burger King dan Oenpao, di Sarinah ada McDonald’s sampai
yang pinggiran di Sabang tentu saja gak kalah enak dan banyak pilihan, toko kaset ada Musik+ atau Duta Suara Sabang, nonton film ada Djakarta Theater. Surga! Soal waktu kerja juga
sesuai banget untuk memperbaiki hidup gue! Masuk jam 07.00 WIB pulang jam 16.00, sungguh efektif! Berangkat sebelum macet, pulang juga sebelum macet! Jakarta oh Jakarta….. :p

5. Gunung > Pantai

Ya tapi sebelum masuk kantor kan sejatinya kita akan berada di lapangan dulu. Nah, tentunya lapangan panas bumi itu dekat dengan gunung berapi, gunung itu kan pastinya dataran
tinggi, dataran tinggi itu kan pasti suhunya rendah, suhu rendah itu kan cenderung sejuk, sejuk itu kan nyaman. Nah, kalau migas itu kan lebih sering di hutan, padang tandus atau
offshore yang di lepas pantai, panas, bikin hitam kulit. Ya elaaah, manja amat… hahahaha… sebenernya memang gue dari dulu lebih suka ke dataran tinggi karena gue suka dingin,
dan karena itu sikapku padamu pun sering dingin. :))

6. Indonesia

Seriously, sudah dibilang juga di poin nomer 2, Indonesia harus berkuasa di bidang Panas Bumi sama seperti New Zealand, Iceland, Jepang, dan negara lainnya yang sudah maju dalam
memanfaatkan energi ini. Indonesia bisa menjadi tuan rumah dalam menyediakan listrik bagi negeri, geothermal juga berpotensi sebagai wisata alam di berbagai negara. PT. PGE yang
baru memasuki tahun ke-6 beroperasi ini harus menghasilkan putra-putri terbaik Indonesia yang menjadi ahli geothermal yang bisa berbicara banyak di dunia karena telah menjadi
penyelamat krisis energi negeri ini. Percayalah kita bisa membanggakan dan siap menjadi bagian dari misi itu. :*

7. Islandia, New Zealand, Jepang

3 Negara yang harus gue kunjungi sebelum menghadap Illahi di antara beberapa negara lainnya adalah negara yang telah berhasil memanfaatkan energi geothermal. Masuk ke dalam bidang
ini bisa jadi merupakan langkah gue untuk mencapai mimpi tersebut. Siap? Pertanyaannya adalah bisa nggak sekarang memenuhi kualifikasi untuk masuk PT. PGE? Kalau gak bisa, gimana?
mulai bikin flowchart karir gue di bidang ini! Gue harus serius dalam mewujudkan mimpi-mimpi ini! Waktu kita gak banyak, sebentar lagi seperempat abad, 27 tahun menikah, 30 sudah
mapan dan hidup sejahtera. Mari kumpulkan segala energi dari dalam diri untuk memanfaatkan energi terbarukan dari dalam bumi, untuk negeri ini, untuk keluarga kami, untuk diri
sendiri.

SEMANGAT TERBARUKAN!

Wassalam!