#My23 #My2012

Hari ini resmi sudah gue berada di usia baru yang sebenarnya tidak muda lagi dan jelas tidak muda lagi dengan berpuluhan mimpi yang masih belum juga diwujudkan, dengan kesuksesan yang masih jauh juga belum tercapai, dan masih dengan serba kekurangan yang masih belum bisa diatasi. Tapi setiap orang selalu memiliki kesempatan, kita selalu diberikan waktu oleh Yang Maha Kuasa, semua manusia sama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, yang membedakan hanyalah how they spent their valuable time… Di posting sebelumnya ada hal-hal yang pengen gue hindari dan gue masih dalam proses mengoreksi diri dan mewujudkannya satu per satu. Kali ini, di hari yang gloomy ini gue pengen cerita tentang apa yang sudah gue lalui di tahun lalu di usia 23 yang sangat singkat itu….

1. Jikustik

Ini yang gue inget pertama kali, karena di tahun ini memang banyak menghabiskan waktu bersama Jikustik dan Jikustikan dengan segala suka maupun dukanya. Awal tahun itu dimulai dengan mempersiapkan Liburan Bareng Jikustik yang menghasilkan 2 hari 1 malam (ada ekstensi beberapa hari) yang sangat awesome! Baru di tahun ini terwujud berada di private concert yang luar biasa dekat dengan Jikustik. Plus, entah harus seneng atau disesali di sini gue pun dipercaya memimpin teman-teman Jikustikan, dengan beberapa hal yang mulai dibangun seperti web, twitter, facebook page, pendataan, sampe jual CD sendiri semua sektor yang mulai aktif kembali hingga suatu hari Jikustik dan Jikustikan terguncang hebat berefek besar karena Icha sang Bassist pamit dari Jikustik. Semua terpukul hingga berbulan-bulan seperti tiada kegiatan lagi dan gue pun memilih mengerjakan tugas akhir. Dan dipenghujung tahun 2012 terdapat angin segar dengan masuknya Abadi Bayu sebagai bassist baru yang nampaknya diterima cukup baik diberbagai tempat dan hati. Semoga tahun 2013 dan usia gue yang baru ini bisa memimpin kembali band pop Indonesia yang lagunya membangun mental romantis gue ini. Salam Kembali Indah!

2. Tropical Apes
Ini dia band gue yang secara tidak terlalu sengaja terbentuk di tahun 2012, bermula dari mencari drummer untuk band Mainstreet di grup British Invasion Room di facebook dengan syarat bisa main Arctic Monkeys. Eh, ternyata yang komentar ada yang cari bassist buat bandnya yang main Arctic Monkeys juga, muncul keinginan bermain full lagu-lagu Arctic Monkeys yang belum kesampaian. Akhirnya, ngejam bareng sohib baru gue Papao dan Andri yang masing-masing drummer dan vokal+gitar dari band ini. Kemudian, atas rekomendasi gue gitaris Mainstreet, Eko mengisi posisi gitar. Dan setelah melalui pembicaraan yang panjang terpilihlah nama Tropical Apes, ya tau lah pasti alasannya? hehehe…. Tahun lalu band ini juga lumayan prestasi dengan banyak manggung di cafe Kemang dan puncaknya sebagai pemuncak di Tribute to Arctic Monkeys di Marley Bar, SCBD. Dan yang membanggakan di tahun itu video akustikan kami diapresiasi oleh Blake seorang admin Arctic Monkeys US.

3. Jahekustik
Nah, kalo ini kepanjangannya dari Jikustik dan Jikustikan, yang bermula dari band dadakan pada Liburan Bareng Jikustik kemudian Adis dan Adhit mengajak untuk melanjutkan band ini menuju yang agak lebih serius. Entah melalui proses bagaimana kemudian Theo yang belakangan nicknamenya jadi TE mengisi posisi vokal utama. Untuk musik sebenarnya sudah memiliki garis besar pop ala Jikustik, jelas! Dimulai dari tampil saat buka bersama Jikustikan, kemudian membuat karya sendiri seperti lagu buatan gue ‘Berikan Dia Untukku’ dan buatan TE bareng Adis ‘Menunggu Hujan’ yang menjadi bekal manggung di beberapa tempat di Jakarta seperti FKM UI, Wapress, dan KFC Kemang. Sayangnya, tahun itu juga Jahekustik harus melepas Adhit sebagai gitaris karena ketidakcocokan dalam suatu hal. Tahun ini ada rencana besar untuk band ini masuk ke industri musik Indonesia. Do’akan saja.

4. Bromo + Dieng
Travelling! Yeaaah! Gunung!! Double Yeaaaaah!!! Tahun ini juga tahunnya jalan-jalan deh pokoknya. Pertama, jalan bareng keluarga lewat travel agent dari seorang kenalan akhirnya bisa pergi dengan ‘terjamin’ ke Bromo dan best moment-nya adalah ketika subuh harus menuju puncak gunung dan saling bantu-membantu juga menyemangati untuk mendapat view sunrise dan latar gunung Bromo, ketika sampai puncak hasilnya awesome deh pokoknya! Begitu juga ketika harus menanjak ke puncak Bromo untuk melihat kawahnya. (nulis sambil merinding karena gue orangnya agak takut ketinggian….). Oh iya, di trip ini gak disangka gue bareng tapi gak ketemu sama sepupu gue Cobe dan rombongan teman-temannya, mereka ikut dari kaskus yang packer gitu lah… jadi ceritanya adalah #KoperVSRansel. hehehe….. Ternyata nikmatnya gue menanjak puncak gak sampai situ aja, tahun ini ketika gue ke Festival Budaya di Dieng dan perginya adalah ‘ngeteng’ alias nekad bareng sang sepupu lagi si Cobe karena gak dapet quota di travel agent yang dituju, Dieng ini luar biasa panas sejuk nan membunuh kesehatan kulit di siang harinya dan dingin luar biasa di tengah malamnya, jam 2 pagi gue tidur menggigil gara-gara si Cobe monopoli selimut. Isssssh~… Best moment adalah sunrise yang gue lihat dengan indahnya dengan mata kepala sendiri dari sebuah ketinggian di atas awan, ada juga ketemu Putro yang tanpa janjian, jadi hitchhiker yang harus mutus urat malu, dan bertemu banyak teman-teman baru yang luar biasa. Indahnya Indonesiaku, harus lebih banyak puncak yang kudaki di tahun ini!

5. Morrissey + Keane
Konser! Hmmm, standar sih.. tapi yang datang di tahun ini luar biasa seorang Morrissey legenda British Indie Rock yang flamboyan itu dan Keane yang hidup di dalam gue sejak tahun 2004 sebagai soundtrack hidup gue. Sebenernya konsernya bagus tapi kurang karena kurang komunikatif pada kedua konser tersebut, tapi banyak lagu yang dimainkan yang membuat moshing, singing, screaming secara bersamaan itu luar biasa dan yang awesome adalah dua-duanya gue tonton gratis! Hihihihi….

6. JKT48
I want you….. I need you…. I love you…… berawal dari lagu yang jadi musik tema dari sebuah minuman ini yang membuat gue penasaran pada sister group dari idol group (nah lho?) yang originalnya dari Jepang. Kabarnya JKT48 ini adalah sister group pertama dari AKB48 di luar Jepang dan semuanya merupakan persatuan 48 Family. Wow, proud! Meski masih banyak yang sebelah mata sama idol group ini, tapi banyak alasan gue untuk tetap menyukai grup ini yang akan gue ungkapkan kalau besok nanti malam dapat verifikasi theater. Hehehe… Awalnya emang udah biasa aja sama idol group ini, tapi ketika bertemu temen kampus yang awalnya dikenal karena untuk Tugas Akhir gue, ternyata dia mengenalkan gue pada theater JKT48 yang permanen di fX lantai 4. Semula gue tau soal theater ini tapi beberapa kali pernah apply tapi gak pernah ada jawaban. Nah, sekarang gue udah mulai jatuh cinta banget deh sama group ini mengikuti kegiatannya, merchandisenya, dan sebulan sekali nonton theaternya. Kenapa? Ya, gue suka! Wasshoi~

7. PT. PGE
Wah, di atas isinya semua entertainment ya? Gimana dengan edukasi dan karir gue? Nah, di penghujung tahun 2012 itu gue berada pada jalan yang benar untuk menuju ke sana. Melalui proses Tugas Akhir yang ternyata sulit seperti membalikkan telapak kaki untuk mendapatkannya, nyaris ditolak dan dengan segala daya serta upaya gue berusaha akhirnya dapat mengetuk dan dibukakan pintu menuju tujuan gue berkarir di dunia energi terbarukan yaitu energi panas bumi. Seperti mimpi, berada di kantor itu dengan segala lingkungannya yang positif dan ilmu yang gue enjoy pelajarinya. Sekarang gue berada di penghujung masa akhir gue belajar di PT. PGE, harapannya di tahun ini bisa permanen menjadi bagian dari PT. Pertamina Geothermal Energy dan bisa menyediakan energi untuk tanah airku. Aamiin….

#FarewellMy2012My23